This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Flickr Photo Stream

Minggu, 02 September 2012

Kota Malang Incaran Perusahaan Multimedia

Kota Malang sering dijuluki sebagai Kota Bunga, tak hanya itu Kota Malang juga dijuluki sebagai Kota Pendidikan. Kota ini terus dilirik untuk investasi usaha. Salah satunya adalah Biznet, sebuahperusahaan penyedia layanan telekominikasi dan multimedia.
Malang – by: sejarahkotamalangMega Dian Kusumawati selaku Marketing and Property PT Supra Primatama Nusantara menuturkan, sebagai testimoni pihaknya akan memberikan free trial mulai dari Jl Basuki Rahmat (PLN Kayu Tangan) hingga Jl Letjen Suparman.“Kami sudah menawarkan program dedicated line kepada para pengusaha, jika mereka menyetujui kami akan langsung memasangnya,” ungkap Mega, Jumat (31/8).Dipilihnya Kota Malang sebagai cabang kedua setelah Surabaya, karena memang salah satu kota tujuan wisata di Jawa Timur, kota ini juga menjadi pusat pengembangan usaha, dan penggunaan internetnya juga besar.Sumber: Surya
Portal .WARTA MALANG
aplikasi android,blackberry klik di sini


Lahan Pinggir Jalan Dekat Kantor Kecamatan Cilimus Dinodai Tumpukan Sampah

KUNINGAN, (PRLM).- Lahan kosong sepanjang lebih kurang 30 meter di pinggir jalan kabupaten penghubung Kec. Cilimus dengan Kec. Cigandamekar, Kab. Kuningan berjakar sekitar 200 meter dari kantor Kec. Cilimus, belakangan ini menjadi tempat pembuangan sampah.Menurut keterangan sejumlah penduduk sekitar, sampah yang menumpuk dan terus bertambah di tepi jalan tersebut merupakan sampah yang dibuang sembarangan dari rumah penduduk sekitar serta dari Pasar Cilimus."Setahu saya lahan ini sudah setahunlebih dijadikan tempat membuang sampah. Sumber sampahnya, sebagian besar dari Pasar Cilumus, dan dari rumah-rumah penduduk sekitar sini," kata salah seorang warga Cilimus Adang (48) yang sedang berada di sekitar lokasi tumoukan sampah tersebut, Minggu (2/9/12).Keberadaan sampah tersebut, belakangan ini sering dikeluhkan baikoleh masyarakat sekitar maupun para pengguna jalan tersebut. Namun, hingga saat ini aktivitas pembuangan liar sampah ke lahan kosong milik pemerintah Desa Cilimus itu, belum ditanggulangi pemerintah.Dimintai tanggapan mengenai hal itu,Kepala Bidang Kebersihan Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Kab. Kuningan, DedyKusnaedi, pembuangan sampah di sisi jalan raya Cibuntu-Pasar Cilimus itu, tidak termasuk wilayah layanan pihaknya."Untik wilayah Cilimus, sementara inikami hanya melayani penarikan sampah yang berada dalam kontainer di kompleks Pasar Cilimus," katanya.BPLHD sendiri, katanya, hanya memprioritaskan penanganan atau menarik sampah dari tempat-tempat pembuangan sementara layanan BPLHD ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah.Sementara itu, Camat Cilimus Kuntjoro, saat dimintai tanggapan mengenai keberadaan sampah di dekat kantior kecamatannya itu, kepada wartawan mengatakan, dirinya telah melakukan pembicaraan terkait hal tersebut dengan Kepala Desa Cilimus. Rencananya, menurut Kuntjoro, tumpukan sampah itu akan ditimbun dengan tanah, dan akan melarang masyarakat membuang sampah ke lokasi tersebut."Waktu itu kami sudah konfirmasi dengan Pak Kuwu (Kepala Desa) Cilimus untuk menangani masalah sampah itu. Rencananya mau diurug,lalu dipagar sepanjang lokasi tersebut," katanya.(A-91/C-32/A-108)***
Portal PIKIRAN RAKYAT
APLIKASI SOWTWARE KLIK DISINI